KARAWANG deltanews.co.id

Penggunaan keuangan Pemerintah Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang di duga tidak transparan.

Pasalnya Kepala Desa Kertasari H. Suhendar dinilai enggan membuka penggunaan anggaran baik yang bersumber dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten yang diterima Desa Kertasari.

Bhabinkamtibmas Polri Desa Kertasari Aipda Muryadi, dalam rapat minggon yang berlangsung di aula kantor desa mempertanyakan keterbukaan dan transparansi keuangan yang dikelola oleh kepala desa H. Suhendar.

“Sejak tahun 2019 hingga kini belum terlihat transfaransinya. Anggaran yang sempat pertanyakan penggunaan yaitu anggaran Dana Desa, BanGub, ADD serta Pengurusan dan penyertaan modal BumDes kepada Kepala Desa Kertasari yang di nilai kurang nya transparansi dalam penggunaan nya selama ini, ucapnya kepada Deltanews.co.id Rabu (1/07).

Dikatakannya, selama ini Kepala Desa Kertasari belum pernah memampang Baligho yang memuat tentang APBDesa Tahun Anggaran 2019 bahkan APBDes tahun 2020 juga yang belum nampak,seperti di Desa yang lain.

“Sebagai penwakilan polri yang ditugaskan di desa ini saya sangat berharap kepada pemdes Kertasari untuk menjadi pemdes yang bersih
dan transfaran dalam pemanfaatan serta penggunaan anggaran pada masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kertasari, H.Suhendar ketika ditanya, terkait penggunaan anggaran Dana Desa mengatakan bahwa pemdes Kertasari yang dipimpinnya cukup nyata dan terbuka dalam penggunaan anggaran
pemerintah.

“Untuk anggaran Dana Desa tahun 2019,ada penyertaan modal untuk BumDes sebesar Rp.50 juta.Dan anggaran DD 2020 Tahap 1
penggunaannya untuk fisik, yaitu mengerjakan Japak yang tersebar di beberapa RT di dusun krajan,” ucapnya.

“Sementara Tahap 2 kami gunakan untuk
BLT bagi warga miskin yang terdampak Covid-19.
Memang untuk Baligho APBDes 2020 belum kami pampang. Nanti saya perintahkan sekdes untuk membuat dan segera memampangnya,” jelasnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Endang M, selaku Ketua BPD Desa Kertasari ,mengungkapkan ,bahwa selama ini terkait permodalan BUMDes sudah ada ,dan Nilai nya 50 juta Rupiah.
“.
setahu saya dana 50 juta itu sudah di belanjakan 400ratus ekor Bebek dan sisa nya belanja ATK.”
Lebih lanjut di katakan Dana BUMDes itu ,sudah di jalankan oleh pengurus BUMDes dan pengurus nya merupakan keluarga nya sendiri.pungkas nya

Penulis : Muhadi

Tinggalkan Balasan