Bekasi, deltanesw.co.id-Isu pemotongan uang bagi penerima PKH kembali menyeruak. Bahkan setiap komponen penerima PKH diduga dipangkas oleh oknum pendamping PKH di desa sukamurni kec. Sukakarya.

Pasalnya menurut pengakuan Halimah warga desa. Sukamurni penerima bantuan PKH mengatakan bahwa anaknya yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) menerima bantuan pertriwulan sebesar Rp 375.000 namun yang di terima hanyalah Rp 350.000 dan yang sisanya sebesar Rp 25.000 bisa di ambil pertriwulan bulan selanjutnya & pengambilan pun di kolektif oleh pendamping PKH, Pungkasnya.

Namun Saat di konfirmasi oleh team Redaksi deltanews.co.id Yanto selaku pendamping PKH Desa. Sukamurni Kec. Sukakarya Kab. Bekasi membantah seolah membela diri bahwasanya “saya tidak pernah mengkolektif bisa & bisa di cek kelapangan,Tandasnya

Deden guntara ketua ormas gema nusantara (gemantara) eksekutif  kab bekasi mengatakan  dengan geram “setiap bantuan dari pemerintah tidak boleh ada yang kolektif apalagi sampai ada isu pemotongan, & jika benar saya sangat siap untuk melaporkan ke pihak kepolisian, pungakasnya.

Aris

Tinggalkan Balasan