BEKASI – NF, siswi kelas 8 SMP tewas di tangan kekasihnya usai di perkosa di gang Lapangan Kebalen Kp. Penggilingan Tengah RT 004/005 Kelurahan Kebalen Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi.
         “Menurut keterangan dari Kapolres, bermula pada hari Minggu tanggal 16 April 2017 sekira pukul 03.20 WIB telah mendapatkan laporan dari RS Tiara Kelurahan Kebalen Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi bahwa ada perempuan yang dibawa oleh seorang laki-laki dalam keadaan tubuh penuh darah,”kata Kombespol Asep Adisaputra kepada awak media saat gelar keterangan pers, selasa (18/4).
            Setelah diperiksa perempuan tersebut telah meninggal dunia. Kemudian dilakukan identifikasi bahwa perempuan tersebut atas nama NF(15 Thn) Pelajar (kelas 8 SMP), kampung Bulak Sentul RT 011/017 Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi dan dilakukan penyelidikan penyebab meninggal dunianya perempuan tersebut.
             Kemudian Unit Reskrim Polsek Babelan yang dibantu oleh Sat Reskrim Polres Metro Bekasi melakukan penyelidikan dan penyidikan, didapat informasi bahwa pelaku pembunuhan tersebut berinisial AW Bin UJ (23 Thn) Buruh, Kp. Penggilingan Tengah RT 004/005 Kelurahan Kebalen Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi yang tidak lain adalah laki-laki yang telah membawa korban ke RS Tiara, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan,Kabupaten Bekasi ” ucapnya.
            Dari hasil pemeriksaan Tersangka AW Bin UJ mengaku telah melakukan perbuatannya dengan menarik korban dari atas truk tangki sehingga korban terjatuh dan meninggal dunia.
“.        Menurut Kapolres, berdasarkan keterangan pelaku bahwa pada saat sebelum kejadian , pelaku dan korban bertemu di perempatan Warung Ayu Kelurahan Kebalen Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi. Pelaku menghampiri korban yang sedang dipinggir jalan dan pelaku menawarkan untuk diantar pulang oleh tersangka.”
             “Korban mau diantar pulang, tetapi pada saat di pertengahan jalan tepatnya di Gg. Lapangan Kebalen Kp. Penggilingan Tengah RT 004/005 Kelurahan Kebalen Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi korban dibelokan kemudian diperkosa sebanyak dua kali, korban juga sempat melakukan perlawanan dengan mengigit bibir dan mencakar leher pelaku namun korban tidak ada tenaga sehingga pelaku dengan leluasa melampiaskan nafsu birahinya,” ungkap Asep.
             Kemudian korban mencoba melarikan diri ke jalan raya dan mencoba naik ke atas mobil tangki gas yang sedang lewat akan tetapi korban ditarik oleh pelaku hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri.
            “Setelah korban tidak sadarkan diri pelaku meminta tolong kepada orang yang lewat sekitar TKP untuk membawa korban ke RS Tiara, Kelurahan Kebalen Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, pelaku juga sempat mengaku sebagai pacar korban namun pada saat pelaku mengetahui jika korban sudah meninggal dunia pelaku membantah bahwa ia tidak mengenalnya,” ujarnya.
            Atas perbuatan yang telah di lakukan, Tersangka AW dikenakan pasal 80 ayat (3) dan Pasal 81 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 81 Ayat (5) UU RI No 17 tahun 2016 tentang Peraturan Pemerintah No 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup, atau hukuman penjara paling singkat 10 tahun dan paling lama 20 tahun. (LIS)

Tinggalkan Balasan