BEKASI – Humas dan Protokoler Kabupaten Bekasi berinisiatif untuk mengajukan program private automatic branch exchange (PABX), sebagai sebuah sistem telepon yang biasa disebut juga dengan switchboard yang digunakan sebagai sistem telepon internal yang terhubung langsung dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Bekasi.

“Alat PABX merupakan teknologi yang canggih karena dapat digunakan sebagai telepon, modem dan mesin fax, serta bisa digunakan sebagai alat komunikasi internal di Dinas-dinas,” kata Kabag Humas dan Prokoler pada Pemerintah Kabupaten Bekasi, Yanyan kepada deltanews.co.id, saat gelar keterangan pers, Kamis (23/3).

Menurutnya, cara kerja PABX sesungguhnya perangkat modem yang berfungsi sebagai control station pusat. Sehingga, para pejabat di Kabupaten Bekasi bisa langsung diwawancara oleh awak media di ruangan Media Center Humas dan Protokoler. Pasalnya, kesibukan para pejabat yang susah ditemui, bisa mudah diwawancarai dari ruangan humas.

“Nanti PABX itu bisa langsung disambungkan ke yang bersangkutan. Jika (awak media) ada bagian keluhan untuk wawancara, (PABX, red) itu bisa disambungkan secara teknis,” ujar Yanyan.

Disampaikan Yanyan, jika PABX ini disetujui untuk direalisasikan pihaknya juga membutuhkan operator untuk mengelola alat tersebut.

“Kita juga bukan hanya membeli alat. Kita juga sangat membutuhkan untuk operasikan alat itu, bisa orang baru atau pegawai dari masing-masing instansi. Tetapi yang bisa mengoperasikan alat itu,” katanya. (LIS)

Tinggalkan Balasan