BEKASI – Dugaan telah terjadi praktik korupsi pada proyek pembangunan Taman Hijau Perwira, di Perumahan Villa Mas Indah, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, mulai terkuak.

Pasalnya, hasil pantauan deltanews.co.id, Rabu (22/3) di lokasi taman, mesin air jet pam yang dipergunakan diduga keras mesin air jet pam yang sudah rongsokan atau barang bekas yang sudah rusak, tidak berfungsi lagi. Bahkan, saat kabel jet pam dicolokkan ke listrik, jet pam tidak tidak berfungsi.

“Sangat ironis ya, proyek yang menghabiskan anggaran gabungan APBN dan APBD Rp 1 miliar lebih itu, pengerjaannya seperti itu. Ini jadi sorotan kami yang sangat serius,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Solidaritas Indonesia (DPC PSI) Bekasi Utara, Oloan Siahaan saat ditemui deltanews.co.id di kediamannya, di Bulak Perwira, Rabu (22/3).

Menurut Oloan, jika semua fasilitas yang di Taman Hijau Perwira tidak diperbaiki, pihaknya akan melaporkan proyek ini secara tertulis ke Polda Metro Jaya untuk diusut apakah memang ada penyelewengan anggaran pada proyek Taman Hijau Perwira.

“Saya minta Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Bekasi dan CV Mega Putritama segera memperbaiki dan mempertanggungjawabkan semua pada proyek Taman Hijau Perwira itu, jika tidak akan kami bawa kasus ini ke Tipikor Polda Metro Jaya,” ujar Oloan.

Bahkan, Oloan mengaku, sebelumnya, ibu-ibu di Bulak Perwira juga sudah ada yang menyampaikan keluhannya saat berolahraga di Taman Hijau. Kata Oloan, ibu-ibu tersebut mengeluhkan toilet Taman yang tidak ada airnya hingga toilet Taman sangat bau.

“Satu dua orang sudah ada yang mengeluhkan itu. Ternyata karena mesin jet pam Taman Hijau Perwira yang tidak berfungsi. Ini sungguh sangat memalukan,” tegas Oloan.

Seperti diketahui, proyek pembangunan Taman Hijau di Kelurahan Perwira (Taman Edukasi Lingkungan) pada Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Bekasi dengan pagu Pagu Rp 1.129.362.000,00 dan HPS Rp 1.094.369.000,00, dimenangkan atau dilaksanakan CV. Mega Putritama, alamat: Wisma Mark’s 88 BR Jalan Masjid AJL Khoir II, Renggali 2, RT 007/003, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur.

Proyek tersebut dianggap sudah selesai dikerjakan pada Desember 2016, dan kini proyek tersebut sudah ditinggalkan pemborongnya dengan kondisi tiang lampu taman tumbang, semua lampu di taman belum teraliri listrik, dan air taman tidak mengalir. (LIS/AMR)

Tinggalkan Balasan